Wakil PM Luxemburg Berharap Mittal Bermitra dengan KS

JAKARTA, KAMIS - Wapres Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla menyatakan, dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Luxemburg Jean Asselborn, mereka menyinggung soal rencana privatisasi PT Krakatau Steel yang akan dilakukan pemerintah Indonesia. Wakil PM berharap Arcellor Mittal, salah satu perusahaan baja yang berkantor pusat di Luxemburg, bisa bermitra dengan BUMN baja Indonesia itu. Namun, menurut Wapres Kalla, yang ditanya pers, seusai bertemu dengan Jean Asselborn di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (29/5), pihaknya mengatakan pemerintah Indonesia hingga kini masih mempelajari semua tawaran yang ada dan belum memutuskan soal privitasasi BUMN baja tersebut. "Sementara, ini kita masih mempelajari semua usulan-usulan. Baik usulan dari Arcellor Mittal, Poscow, dan BlueScope serta lainnya. Kita bandingkan dulu juga metode penjualannya, apakah penjualan saham perdana (Initial Public Ofering/IPO) atau Penjualan Strategis. Mana cara yang paling menguntungkan kita," ujar Wapres. Menurut Wapres, bagi pemerintah yang terpenting juga adalah pilihan yang tepat dan menguntungkan untuk bisa mempercepat kapasitas produksi baja di Indonesia hingga 7 juta ton setahun. "Dalam waktu tiga atau empat tahun kita harus mampu memproduksi baja 7 ton. Sebab, kalau tidak, nanti kita hanya impor baja terus menerus," tambah Wapres Kalla. Wapres Kalla menambahkan, privatisasi yang ditandani oleh kantor kementerian BUMN, saat ini tengah melakukan beauty contest atas investor-investor luar negeri itu. HAR

Posted in Labels: |

0 comments:

Yahoo! Web Hosting - Build a great web site with our easy-to-use tools Your Ad Here

Online Payment

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.