MOBILE-8 LUNCURKAN HEPI, Tahun Ini Pelanggan Hepi Bisa 600 Ribu

BANDUNG, Investor Daily-PT Mobile-8 Telecom Tbk meluncurkan layanan telepon nirkabel dengan mobilitas terbatas (fixed wireless access/FWA). Namanya Hepi. Peluncurannya dilakukan di Bandung dan secara serentak bisa melayani pelanggan di enam kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Banjarmasin. Direktur dan Chief Corporate Affairs Mobile-8 Merza Fachys mengatakan, jumlah pelanggan Hepi pada tahun ini ditargetkan mencapai 600 ribu. Untuk mencapai target itu, perusahaan yang berada di bawah payung Global Media Group ini segera menambah cakupan wilayahnya dari enam kota menjadi 20 kota di Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. "Kami yakin calon pelanggan Hepi akan happy dengan layanan ini, karena tarif suara Hepi cuma Rp 1.000 per hari untuk menelepon sepuas-puasnya. Tarif itu berlaku ke sesama pelanggan. Sedangkan tarif SMS sebesar Rp 10," kata Merza saat meluncurkan Hepi di Bandung, Sabtu (3/5). Merza mengatakan, untuk mendapatkan tarif percakapan murah sehari penuh, pelanggan Hepi harus terlebih dahulu melakukan registrasi ke nomor singkat 2772. Program ini berlaku selama tiga bulan. "Setelah tiga bulan nanti, tarif kami akan lebih gila lagi. Yang penting pelanggan happy," kata dia. Selain itu, lanjut Merza, Mobile-8 juga berencana menambah jaringan base transceiver station (BTS). Dengan belanja modal sebesar US$ 140-170 juta, perseroan yang telah memiliki sekitar 1.300 BTS ini akan menambah sekitar 1.000 BTS baru. “Kami juga berencana meluncurkan layanan data high speed broadband,” kata dia. Peluncuran Hepi dilakukan Menkominfo Mohammad Nuh dengan panggilan perdana ke customer service Mobile-8. Turut hadir Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar, Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan, CEO Global Mediacom Group Hary Tanoesoedibjo, dan direksi beberapa operator telepon seluler. “Sama seperti Fren, produk Hepi hadir dengan harga terjangkau sehingga kedua produk itu bisa saling melengkapi, dan berkompetisi,” kata Direktur Pemasaran dan Penjualan Mobile-8 Susanto Soesilo. Kepala Divisi Produk Marketing FWA Mobile-8 Juliana Dotulong mengatakan, layanan FWA berteknologi CDMA itu bekerja pada pita 800 MHz. Sebagai operator berlisensi nasional, Hepi akan menyasar target pasar anak muda, termasuk pelajar, mahasiswa, dan mereka yang baru pertama kali kerja. Selain menawarkan tarif percakapan dan SMS yang murah, lanjut Juliana, Mobile-8 juga menawarkan kartu perdana Hepi secara paket (bundling) dengan handset merek Haier dan ZTE. “Harganya Rp 160 ribu sudah termasuk handset, starter pack kartu perdana Hepi, dan PPN (pajak pertambahan nilai),” kata Juliana. Susanto menambahkan, handset yang dijual paket dengan kartu perdana Hepi itu tidak dikunci. Artinya pemiliknya bisa menggunakan handset itu untuk kartu CDMA milik operator lain. “Harga Rp 168 ribu itu paling murah dibanding operator lain. Harga itu juga tidak kami subsidi,” kata Susanto. Dirut PT Indosat Tbk Johnny Swandy Sjam yang menghadiri peluncuran Hepi tidak banyak berkomentar. Ia tidak khawatir kehadiran Hepi akan menggerus pasar Starone. “Ini menjadi pilihan bagi masyarakat. Operator atau produk mana yang akan dipilih itu tergantung masyarakat, dan itu pasti ditentukan oleh kualitas layanannya,” kata Johnny. Saat ini, operator yang menyediakan layanan FWA ada empat, yakni Telkom (Flexi), Indosat (Starone), Bakrie Telecom (Esia), dan Mobile-8 (Hepi). (rz)

Posted in Labels: , |

1 comments:

  1. tinus Says:

    GW JUGA DAH PUNYA NIH PAKET HEPI.. LUMAYAN MURAH MERIAH, HANDSETNYA BISA DIPAKAI JUGA UNUTK OPERATOR LAIN (FLEXI, ESIA, HEPI, FREN)) LUMAYAAAAANNN..heheheh

Yahoo! Web Hosting - Build a great web site with our easy-to-use tools Your Ad Here

Online Payment

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.