Wall Street Mulai Bangkit

NEW YORK,KAMIS - Setelah dua hari berturut-turut terpuruk, pasar saham Amerika Serikat, Wall Street, Kamis (22/5) waktu setempat, akhirnya mencatat kenaikan moderat, seiring turunnya harga minyak mentah dari rekor tertingginya. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 24,43 poin (0,19 persen) menjadi 12.625,62, setelah kehilangan lebih dari 400 poin dalam dua sesi sebelumnya. Sementara indeks komposit Nasdaq bertambah 16,31 poin (0,67 persen) ke posisi 2.464,58. Serta indeks Standard & Poor’s 500 naik tipis 3,64 poin (0,26 persen) ke level 1.394,35. Harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juli ditutup pada 130,81 dollar AS per barrel, setelah pada perdagangan sebelumnya sempat nangkring di atas 135 dollar AS per barrel. Sementara itu DEpartemen Pekerjaan menyatakan angka pengangguran turun 9.000 dari pekan lalu menjadi 365.000. Pasar kembali tenang dari dua hari tekanan jual akibat melonjaknya harga minyak ke rekor tertinggi serta bank sentral AS, Federal Reserve menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2008, dan mengindikasikan penghentian sementara penurunan suku bunga. Namun dampak kenaikan harga energi tetap menjadi fokus Wall Street. "Orang-orang khawatir terhadap perekonomian dan apa yang terjadi terhadap minyak," kata Scott Fullman, director of derivatives investment strategy WJB Capital Group di New York. Fullman memprediksi, pasar masih gamang dan menyatakan rendahnya volume perdagangan Kamis, mengindikasikan kenaikan indeks tanpa banyak keyakinan. Di antara saham-saham yang jadi fokus, Ford Motor Co. melemah 8,2 persen menjadi 7,16 dollar AS setelah mengumumkan pengurangan tajam produksinya. Ford juga mengatakan tidak melihat sebuah pengembalian terhadap profitabilitas pada 2009.

Posted in Labels: , |

0 comments:

Yahoo! Web Hosting - Build a great web site with our easy-to-use tools Your Ad Here

Online Payment

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.